Senin, 19 Desember 2016

Setelah Videonya Viral di Media Sosial, Inilah Permintaan Maaf Dora Natalia



Dora Natalia, wanita pegawai MA yang menjadi viral setelah perbuatan kasarnya pada salah seorang anggota polisi, Aiptu Sutisno, telah menerima sanksi sosial dari masyarakat.
Setelah videonya viral di media sosial, akun Facebook miliknya, Dora Natalia menjadi bulan-bulanan netizen.

Postingan-postingan di akun Facebook tersebut langsung dikomentari oleh ribuan netizen.
Sadar dirinya sedang menjadi pusat perhatian atas perbuatannya, Dora pun akhirnya memposting beberapa postingan yang mengandung kalimat-kalimat menyentuh.

Berikut adalah beberapa postingan Dora yang menyentuh tersebut :
Hidup awalnya hanya ada dua warna.
Yaitu hitam dan putih
Dari dua warna itulah jika dipadukan dengan bijaksana akan menghasilkan berbagai warna dlm kehidupn
Tergantung bagaimana setiap indipidu menyikapi. Seperti hal nya pelangi muncul setelah mendung dan hujan pergi

Setiap manusia pasti tempatnya salah, dosa dan khilaf
Tp satu hal yg pasti.. jgn jadikan diri kalian pribadi yg tergantung pd kelakuan org lain
Jika org lain salah kalian malah makin menjatuhkan dan menghina nya
Itu sedikitpun tak pernah ada keuntungan buat kalian

Hanya akan menyulutkan api kebencian yg membuat diri kalian sendiri merasa meledak ledak
Yg membuat dir kalian sendiri menjadi pembenci, pencaci dan pemaki dan mungkin jadi penyakit yg buat emosi kalian yg tinggi
Apa itu akan menyembuhkn si pelaku
Tidak.. itu hanya akan menambah dosa kalian sendiri yg telah mendoakn yg tidak baik pada orang lain

Tp dengan kebaikan dan nasehat serta bantuan kalianlah..
sy akan bangkit dan belajar jadi pribadi yg lebih baik lagi..
Sy memohon maaf yg sebesar2nya kepada seluruh masyarakat indonsia khususnya karna telah menyakiti hati dan perasaan kalian

Sy berjanji akan berubah.
Akan selalu berpikir sebelum berbuat.. akan selalu berdoa sblm berangkat. Dan akan lebih mendekatkn diri kepada yg kuasa.

Dan kepada korban serta institusi.
sy tidak mau memutar balikan pakta atau membela diri.. sy mengakui apapun alasan ny saya sudah salah besar

Dan saya akan lakukan kunjungan untuk permohonan maaf yg sedalam2nya
Untuk masalah hukum.. sy siap terima resiko atas kesalahan saya.

Terima kasih

Dora juga mengungkapkan bahawa diriya tidak marah meski sudah menjadi bahan bullian netizen :
Kejadian ini juga harus membuka mata kita semua terhadap institusi.

Dimana banyak sikap dan vonis sebagian dari kita selalu menganggap negatif kelakuan institusi

Terlihat besar tinggi gagah tampang sangar sedikit bnyk membuat kita takut

Tp ternyata dibalik itu semua mereka sangat menghormati seragam

Kelelahan.. kepanasan.. dan cemoohan serta ketidak tertipan pengendara tidak menghilangkan jiwa besar mereka

Betapa sabarnya
betapa bijaksananya
Betapa santun nya

Mungkinkah kita bisa seperti mereka

Itulah yg membuat sy sedikitpun tak mampu membela diri.. tak mampu membuat alasan apapun

Sy benar benar merasa salah

Tp satu hal yg pasti saya tidak melanggar jalur busway seperti yg kalian tuduhkan. Jika anda menonton.

Sy rasa anda bisa bedakan mana jalur busway mana jalan umum dan sy berada dimana
Tp apapun ceritanya.. sayalah yg salah dan mgkn tidak pantas untuk anda maafkn

Tp sy akan trus kuatkn diri demi masa dpn anak2 serta keluarga besar saya
Makasih atas semuanya

Sy tidak marah anda hina saya tidak pantas marah anda caci..
tp sy sangat bahagia jika kalian doakn kebaikan untuk buat sy berubah ke yang lebih baik lagi

Ia pun sempat mengunggah gambar jeruji penjara dan meminta maaf atas kesalahan yang telah perbuat :

Sangsi sosial sangat menyakitkan melebihi apapun

Jangan sampai ada lagi yg merasakn nya

Bibir susah berucap

Mata susah melihat

Kaki tak mampu bergerak

Tangan menjulurpun susah dijabat

Hanya kata maaf dan maaf



Baca Juga :

Harga Pertamax dan Pertalite Naik Mulai Hari Ini !!!

Tak Ingin Kecewakan Cita-Cita Anaknya Yang Alami Kelumpuhan Dari Leher Hingga Kaki, Perjuangan Ibu ini Sungguh Sangat Mengharukan !!


Masyaallah . . Inilah Ciri-ciri Tempat Makan yang Memakai Jin Pelaris


Tidak ada komentar:

Posting Komentar