Sabtu, 17 Desember 2016

Masyaallah . . Inilah Ciri-ciri Tempat Makan yang Memakai Jin Pelaris



Melihat tempat makan, warung atau restoran yang ramai dikunjungi pembeli, tak jarang menggugah rasa penasaran kita. Bisa karena alasan penasaran dengan makanannya yang disebut lezat atau harga yang murah.

Selan dua alasan tadi, tak jarang muncul anggapan miring terhadap si penjual. Bisa saja si pemilik tempat makan berlaku curang dengan menambahkan zat penglaris. Meski kita tetap harus berbaik sangka, jika tidak setiap tempat makan yang ramai pasti pakai zat penglaris.

Zat penglaris biasanya melibatkan jin peludah yang meludahi makanan sebelum disajikan kepada konsumen sehingga makanan terasa nikmat sampai konsumen ketagihan untuk datang lagi ke tempat makan tersebut. Efek dari tindakan jin ini, disamping membuat enak makanan, juga menyebabkan energi negatif akan masuk ke dalam tubuh konsumen.

Terkadang, jika orang yang memakan masakan yang diludahi itu adalah orang baik-baik, maka biasanya setelah memakan makanan ia akan terasa mual. Bahkan tak jarang ada yang sampai muntah-muntah.

Nah, agar terhindar dari hal tersebut, berikut ini ulasan netizen tentang ciri tempat makan yang menggunakan jin penglaris.

Ada Ruang Khusus

Tempat makan yang memakai jin penglaris, biasanya memiliki satu tempat khusus yang tidak boleh dibuka siapapun.

Kabar menyebutkan, tempat khusus tersebut biasanya dijadikan sebagai tempat tinggal jin tersebut, atau sebagai ruang bagi si empunya melakukan jampi-jampi.

Wallahu A'lam...

Ada Buntelan Putih

Perhatikan panci dan periuk yang ada di warung pinggir jalan. Biasanya jika memakai pelaris hanya tukang dagang yang boleh membukanya sehingga pembeli tidak boleh sembarang ambil kuah atau lihat-lihat isinya.

Sebab ada buntelan kain putih di tempat nasi, gagang centong sayur, atau peralatan masak lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar