Bencana puting beliung terjadi di Dusun Wonogiri Kidul dan Wonogiri Lor, Desa Kapuhan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (16/12/2016) pukul 15.00 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, tapi Tarimo (65), seorang warga, harus diungsikan ke rumah kerabat setelah kediamannya rusak terkena terjangan angin.
"Sekitar jam 2 siang, cuaca sudah mendung. Hujan deras turun sekitar jam 3 disertai angin kencang," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Permana kepada Tribunjateng.com.
Total bangunan yang rusak sebanyak 43 unit.
Sebanyak 33 unit rumah rusak ringan dan satu rusak berat di Wonogiri Kidul.
Di Dusun Wonogiri Lor, terdapat sembilan rumah rusak ringan.
Tindakan cepat yang dilakukan, terang Sarwa, berupa pantauan langsung tim BPBD Kabupaten Magelang.
Di lokasi bencana, warga langsung melakukan kerja bakti pembenahan rumah.
"Kendala saat ini adalah kekurangan material untuk perbaikan rumah," terangnya.
Foto-foto saat puting beliung itu melanda Kabupaten Magelang tersebar di media sosial.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Bambang Kuncoro, sempat takjub saat melihatnya.
"Ya, benar ini puting beliung. Anginnya berputar masuk searah jarum jam karena wilayah Ketep itu berada di belahan bumi selatan," terang Bambang.
Pantauan Tribun, Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang telah merilis lima peringatan dini cuaca buruk di Jawa Tengah mulai pukul 14.50 WIB hingga terakhir pukul 19.15 WIB. (*/tribunjateng)
Baca Juga :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar